Keranjang Belanja
Your Cart is currently empty.
Forum Terbaru

No posts to display.

Sedang Online
We have 2 guests online

Assallamualaikum., Sahabat akheratku yang dirahmati Allah, Alhamdulilah Wa syukurilah sudah 7 tahun aku berjalan tanpa henti dalam setiap waktu`ku tuk istiqomah mensyiarkan kebaikan dan berjihad kebaikan hanya karena Allah, demi khusnul khotimah-ku..

Sudah banyak rintangan, ujian, cobaan, fitnahan, hujatan, cela’an, caci-makian, hasutan, cemo’ohan ataupun yang memperolok-olok jalannya syiar-ku dan ini hal yang melelahkan hati..

Alhamdulilah Wa syukurilah, semua ujian cobaan itu aku terima dengan hati lapang, hati ikhlas, hati ridha dan Sabar-lah Senjata-ku, ALLAH-lah Penguat Hati-ku dan Rasullulah-lah Mursyid Sejati-ku, Penghibur-ku dalam kelelah2an hatiku tuk terus menyemangatiku berjuang demi Dien Islam : Ihsan, Iman dan Islam..

Sahabat Akherat`ku, tidak mudah untuk menerangkan sesuatu yang berhubungan dengan yang ‘GHAIB’. Kau tau bahwa kita sebagai umat Rasulullah harus percaya dengan yang ‘GHAIB’ dan Islam mengharuskan umatnya percaya pada hal ‘GHAIB’. Namun yang dimaksud GHAIB’ yang harus diimani itu adalah Allah SWT, para malaikat, dan Hari Akhir.

Dan Rukun iman antara lain memberikan asas kepercayaan tentang qada dan qadar yang datangnya dari Allah. Umat Islam dituntut percaya kepada asas ini.

Dan Tasawwur Islami memberi asas bahwa yang diimani oleh orang-orang Islam tidak saja hal-hal yang nyata tetapi juga beriman kepada yang Ghaib.

“Hendaklah engkau beriman kepada Allah, kepada para malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada Hari Kiamat dan beriman kepada Qodar (takdir) yang baik maupun yang buruk” (HR. Muslim dari Umar bin Khatthab).

Dan apa yang sudah ALLAH perjalankan pada kehidupan`ku itulah qadar`ku dan apa yang sudah dalam lauhud mahfud`Nya, aku terima dengan lapang dada dan aku berserah diri hanya kepada`Nya..

Karena ku ingat perkataan Nabi suciku dan beliau bersabda : “Sesungguhnya apabila Allah mencintai seorang hamba maka Dia tenggelamkan hamba tersebut ke dalam cobaan. Barangsiapa yang tidak pernah mengalami musibah, maka ia jauh dari kasih sayang Allah”.

Kau tau..?!!

Tidak hanya Rasulullah pembimbing`ku dan panutan`ku dalam melafadzkan syiar2 Islam`Nya dan ku yakinkan bahwa Allah berfirman : ”..Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. AL ANBIYAA’:35)

Apapun perkataan Nabi Suci-ku Ya Rasulullah dan Tuhan-ku ALLAH Al Haq Azza Wa Jalla.., Aku meyaqini`Nya, dan aku beriman kepada Allah, kepada para malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada Hari Kiamat dan beriman kepada Qodar (takdir) yang baik maupun yang buruk”

Dan aku tidak mendustai semua nikmat-nikmat`Nya sezahra-pun. Sekali lagi semua qadar yang baik maupun yang buruk tidak akan aku dustakan maupun aku pungkiri. Semua adalah nikmat-nikmat`ku sebagai umat Rasulullah dan sebagai hamba Allah yang dhoif dan fakir..

Qadar`ku adalah qadar`ku, Qadar`mu adalah Qadar`mu dan Qadar-nya adalah Qadar-nya. Dan aku percaya dalam setiap qadar manusia sudah ALLAH yang kehendaki dan bukan pula aku yang mengingikannya qadar`ku dalam kesuka-sukaan hati-ku..

KU YAQINKAN, BAHWA ALLAH BERFIRMAN : “Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?,” (QS. MARYAM : 83)

“Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami).” (QS. AL A’RAAF : 6)

“Dan kamu tidak menghendaki (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. AL INSAAN : 30)

Karena…,

“Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.” (QS. AL HADID : 6)

“Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.” (QS. AL MU’MINUN : 78)

“Kepunyaan-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. AZ-ZUMAR : 63)

“Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.” (QS. AL ANKABUT : 34)

“Perhatikanlah, betapakah mereka mengada-adakan dusta terhadap Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka).” (QS. AN NISAA’ : 50)

“Sungguh orang-orang yang sebelum mereka (juga) telah mengatakan itu pula, maka tiadalah berguna bagi mereka apa yang dahulu mereka usahakan.” (QS. AZ-ZUMAR : 50)

“Adapun orang yang aniaya maka kami kelak akan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya.” (QS. AL KAHFI:87)

“Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?” (QS. AL ANBIYAA’ : 10)

“Benar, sesungguhnya telah datang keterangan-keterangan-Ku kepadamu lalu kamu mendustakannya dan kamu menyombongkan diri dan adalah kamu termasuk orang-orang yang kafir “.” (QS. AZ-ZUMAR : 59)

“Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.” (QS. YAASIIN : 9)”Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al quran) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. AT-TAGHAABUN : 8)

“Dan tak ada suatu ayatpun dari ayat-ayat Tuhan sampai kepada mereka, malainkan mereka selalu berpaling daripadanya (mendustakannya).” (QS. AL AN’AAM : 4)

“Dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh dan ia dalam keadaan beriman, maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya.” (QS. THAHA : 112)

“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” (QS. AZ-ZUMAR : 22)

DAN.., -|: “..KU YAQINKAN, BAHWA ALLAH BERFIRMAN… :

???????? ???????????? ?????? ??? ????????????? ????? ??????????? ?????? ???????? ???????????? ?????????????? ????? ???????? ???????? ?????????? ????? ???????????? ????? ?????????????? ???? ?????? ???? ???????? ??????????? ?????????? ??????? ??????? ????? ???? ???????? ????? ???????????????

“Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka tidak berguna sedikit juapun bagi mereka, karena mereka selalu mengngkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya.” (QS. AL AHQAAF : 26)

“Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam syurga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,” (QS. AL FURQAAN : 75)

“Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.” (QS. AL BAQARAH : 98)

“Alhamdulilah Wa syukurilah…’KU YAKINKAN PERKATAAN DI ATAS BAHWA, ALLAH BERFIRMAN Kepada KITA….”

Dan aku katakan kepada-mu Wahai Sahabat Hati bahwa :

“Aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam,” (QS. ASY SYU’ARA’:109)

Maaf lahir bhatin..

Salam alaika

Ambarsari Sulustyawati

Last Updated (Tuesday, 11 October 2011 04:39)